Pages

Senin, 02 November 2015

Contoh Makalah tentang NKRI

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT. atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Di dalam makalah ini, saya telah berusaha menguraikan sebaik mungkin semua hal yang berkaitan dengan upaya mempertahankan NKRI. Besar harapan saya agar pembaca mampu memahami lebih jauh tentang berbagai hal yang berkaitan dengan hal tersebut.
Akan tetapi, saya menyadari bahwa di dalam makalah ini, masih terdapat banyak kekurangan yang tentunya mengakibatkan makalah ini masih dikatakan jauh dari sempurna. Maka dari itu, saya harapkan pembaca dapat memaklumi serta memberi kritik dan saran yang membangun demi terwujudnya makalah yang lebih baik di masa yang akan datang.







Sidoarjo, 4 November 2015



       Penulis












Daftar Isi



   ISI

   PENUTUP





















Selasa, 06 Oktober 2015

contoh Makalah tentang Lab Fisika

BAB I
Pembukaan

a.1                    Latar Belakang Masalah

Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran atau pelatihan. Oleh karena itu, pendidikan sangatlah penting. Pendidikan juga harus sesuai dengan perkemvangan zaman dan teknologi saat ini. Untuk meningkatkan mutu pendidikan yang sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman tersebut, maka diperlukan peningkatan di segala bidang misalnya terpenuhinya semua fasilitas-fasilitas penunjang pendidikan. Salah satu fasilitas penunjang pendidikan yang sangat penting adalah adanya laboratorium di sekolah. Tujuan pengadaan laboratorium di sekolah tersebut adalah meningkatkan kemampuan praktik siswa di laboratorium. Laboratorium sekolah haruslah memenuhi standar pembelajaran di sekolah dengan kata lain harus memperhatikan kualitas maupun kwantitas di bidang fisik dan material baik itu berupa sarana gedung, desain, gedung, peralatan maupun bahan-bahan praktik, dan tenaga laboratorium yang kesemuanya merupakan komponen penunjang pendidikan praktik siswa di laboratorium. Laboratorium sekolah ada beberapa macam yaitu : Laboratorium Fisika, laboratorium kimia, laboratorium biologi, dan laboratorium komputer. Adapun yang di bahas dalam makalah ini adalah laboratorium fisika.

Contoh Makalah Lab Fisika (OK)

BAB I
Pembukaan

a.1                    Latar Belakang Masalah

Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran atau pelatihan. Oleh karena itu, pendidikan sangatlah penting. Pendidikan juga harus sesuai dengan perkemvangan zaman dan teknologi saat ini. Untuk meningkatkan mutu pendidikan yang sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman tersebut, maka diperlukan peningkatan di segala bidang misalnya terpenuhinya semua fasilitas-fasilitas penunjang pendidikan. Salah satu fasilitas penunjang pendidikan yang sangat penting adalah adanya laboratorium di sekolah. Tujuan pengadaan laboratorium di sekolah tersebut adalah meningkatkan kemampuan praktik siswa di laboratorium. Laboratorium sekolah haruslah memenuhi standar pembelajaran di sekolah dengan kata lain harus memperhatikan kualitas maupun kwantitas di bidang fisik dan material baik itu berupa sarana gedung, desain, gedung, peralatan maupun bahan-bahan praktik, dan tenaga laboratorium yang kesemuanya merupakan komponen penunjang pendidikan praktik siswa di laboratorium. Laboratorium sekolah ada beberapa macam yaitu : Laboratorium Fisika, laboratorium kimia, laboratorium biologi, dan laboratorium komputer. Adapun yang di bahas dalam makalah ini adalah laboratorium fisika.

BAKTERI kelas 10



Pengertian Bakteri

Gambar bakteri
Bakteri dilihat dengan mikroskop elektron
Bakteri berasal dari bahasa Latin bacterium; jamak: bacteria adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil (mikroskopik). Hal ini menyebabkan organisme ini sangat sulit untuk dideteksi, terutama sebelum ditemukannya mikroskop. Barulah setelah abad ke-19 (setelah ditemukannya mikroskop), ilmu tentang mikroorganisme terutama bakteri (bakteriologi) mulai berkembang.

Selasa, 15 September 2015

TUGAS AL-QUR’AN HADIST TENTANG AQIDAH


Pengertian Aqidah Secara Bahasa (Etimologi) :

Kata "‘aqidah" diambil dari kata dasar "al-‘aqdu" yaitu ar-rabth(ikatan), al-Ibraam (pengesahan), al-ihkam(penguatan), at-tawatstsuq(menjadi kokoh, kuat), asy-syaddu biquwwah(pengikatan dengan kuat), at-tamaasuk(pengokohan) dan al-itsbaatu(penetapan). Di antaranya juga mempunyai arti al-yaqiin(keyakinan) dan al-jazmu(penetapan).
"Al-‘Aqdu" (ikatan) lawan kata dari al-hallu(penguraian, pelepasan). Dan kata tersebut diambil dari kata kerja: " ‘Aqadahu" "Ya'qiduhu" (mengikatnya), " ‘Aqdan" (ikatan sumpah), dan " ‘Uqdatun Nikah" (ikatan menikah). Allah Ta'ala berfirman, "Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja ..." (Al-Maa-idah : 89).

Aqidah artinya ketetapan yang tidak ada keraguan pada orang yang mengambil keputusan. Sedang pengertian aqidah dalam agama maksudnya adalah berkaitan dengan keyakinan bukan perbuatan. Seperti aqidah dengan adanya Allah dan diutusnya pada Rasul. Bentuk jamak dari aqidah adalah aqa-id. (Lihat kamus bahasa: Lisaanul ‘Arab, al-Qaamuusul Muhiith dan al-Mu'jamul Wasiith: (bab: ‘Aqada).

Jadi kesimpulannya, apa yang telah menjadi ketetapan hati seorang secara pasti adalah aqidah; baik itu benar ataupun salah.

Pengertian Aqidah Secara Istilah (Terminologi)

Yaitu perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tenteram karenanya, sehingga menjadi suatu kenyataan yang teguh dan kokoh, yang tidka tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan.

Dengan kata lain, keimanan yang pasti tidak terkandung suatu keraguan apapun pada orang yang menyakininya. Dan harus sesuai dengan kenyataannya; yang tidak menerima keraguan atau prasangka. Jika hal tersebut tidak sampai pada singkat keyakinan yang kokoh, maka tidak dinamakan aqidah. Dinamakan aqidah, karena orang itu mengikat hatinya diatas hal tersebut.


Aqidah Islamiyyah:

Maknanya adalah keimanan yang pasti teguh dengan Rububiyyah Allah Ta'ala, Uluhiyyah-Nya, para Rasul-Nya, hari Kiamat, takdir baik maupun buruk, semua yang terdapat dalam masalah yang ghaib, pokok-pokok agama dan apa yang sudah disepakati oleh Salafush Shalih dengan ketundukkan yang bulat kepada Allah Ta'ala baik dalam perintah-Nya, hukum-Nya maupun ketaatan kepada-Nya serta meneladani Rasulullah SAW.


Aqidah Islamiyyah:

Jika disebutkan secara mutlak, maka yang dimaksud adalah aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, karena itulah pemahaman Islam yang telah diridhai oleh Allah sebagai agama bagi hamba-Nya. Aqidah Islamiyyh adalah aqidah tiga generasi pertama yang dimuliakan yaitu generasi sahabat, Tabi'in dan orang yang mengikuti mereka dengan baik.


Nama lain Aqidah Islamiyyah:

Menurut Ahlus Sunnah wal Jama'ah, sinonimnya aqidah Islamiyyah mempunyai nama lain, di antaranya, at-Tauhid, as-Sunnah, Ushuluddiin, al-Fiqbul Akbar, Asy-Syari'iah dan al-Iman.

Nama-nama itulah yang terkenal menurut Ahli Sunnah dalam ilmu ‘aqidah.

Sumber: Diadaptasi dari Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsari, Al-Wajiiz fii Aqiidatis Salafis Shaalih (Ahlis Sunnah wal Jama'ah), atau Intisari Aqidah Ahlus Sunah wal Jama'ah), terj. Farid bin Muhammad Bathathy(Pustaka Imam Syafi'i, cet.I), hlm. 33-35.

dalil alquran tentang aqidah
Beberapa dalil tentang aqidah. Diantaranya adalah firman Allah:
مَنْيُطِعِالرَّسُولَفَقَدْأَطَاعَاللَّهَ
“barangsiapa yang taat kepada rasul maka sungguh dia telah taat kepada Allah.”
(QS.An-nisaa:80)

Dan firman-Nya:
وَأَطِيعُواالرَّسُولَلَعَلَّكُمْتُرْحَمُونَ
“Taatlah kalian kepada rasul semoga kalian dirahmati.”
(QS.An-Nuur:56)

Dan firman-Nya Jalla wa’alaa:
قُلْأَطِيعُوااللَّهَوَأَطِيعُواالرَّسُولَفَإِنْتَوَلَّوْافَإِنَّمَاعَلَيْهِمَاحُمِّلَوَعَلَيْكُمْمَاحُمِّلْتُمْوَإِنْتُطِيعُوهُتَهْتَدُواوَمَاعَلَىالرَّسُولِإِلَّاالْبَلَاغُالْمُبِينُ
“Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling Maka Sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.
(QS.An-Nuur:54)

Dan Allah Azza wajalla berfirman:
قُلْأَطِيعُوااللَّهَوَالرَّسُولَفَإِنْتَوَلَّوْافَإِنَّاللَّهَلَايُحِبُّالْكَافِرِينَ
“Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”.
(QS.Ali Imran:32)

Dan ayat-ayat yang masih banyak lagi dari kitabullah Azza wajalla.
Dan telah datang pula perintah dari Allah Azza wajalla untuk mengikuti RAsul-Nya Shallallahu alaihi wasallam berupa perintah untuk menjadikannya sebagai suri tauladan dalam banyak tempat (dalam al-qur’an).
Allah Azza wajalla berfirman:
قُلْإِنْكُنْتُمْتُحِبُّونَاللَّهَفَاتَّبِعُونِييُحْبِبْكُمُاللَّهُوَيَغْفِرْلَكُمْذُنُوبَكُمْوَاللَّهُغَفُورٌرَحِيمٌ
“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS.Ali Imran:31)

Dan Allah Azza wajalla juga berfirman:
فَآمِنُوابِاللَّهِوَرَسُولِهِالنَّبِيِّالْأُمِّيِّالَّذِييُؤْمِنُبِاللَّهِوَكَلِمَاتِهِوَاتَّبِعُوهُلَعَلَّكُمْتَهْتَدُونَ
“Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya dan ikutilah Dia, supaya kamu mendapat petunjuk”.
(QS.Al-A’raf:158)
Maka kebaikan itu –wahai para pembaca yang kami cintai- setiap kebaikan adalah dengan mengikutinya, dan berhukum dengan syari’at dan sunnahnya, dan kejahatan setiap kejahatan adalah menyelisihi petunjuknya,dan berpaling dari sunnahnya Shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.






Kamis, 20 Agustus 2015



Sejarah Shalat


sholat adalah ibadah terpenting bagi seorang muslim.Sholat menjadi tolak ukur kesalehan seseorang, bahkan sholat merupakan amal kunci bagi segala amal lainnya. Meski demikian jarang sekali orang mengerti bahwa masing-masing waktu sholat yang lima itu mengandung hikmah dan memiliki sejarah masing-masing.

Sholat Subuh adalah sholat pertama kali yang dilakukan oleh Nabi Adam As, dua raka'at Subuh dijalankan oleh Nabi Adam As di bumi setelah diturunkan dari surga.
Waktu itu pertama kalinya Nabi Adam As melihat kegelapan, begitu gelapnya sehingga ia merasakan ketakutan yang amat sangat. Namun kemudian kegelapan itu secara lamban mulai sirna mengusir rasa takut, dan perlahan terbitlah terang. Itulah pergantian waktu malam menuju pagi. Oleh karenanya, dua raka'at Subuh dilaksanakan sebagai rasa syukur atas sirnanya kegelapan pengharapan atas datangnya kecerahan.

Nabi Ibrahim As adalah orang pertama yang melaksanakan sholat Dhuhur, Empat raka’at dhuhur dilaksanakan, ketika Allah Swt menggantikan Nabi Ismail As yang rencananya disembelih sebagai Qurban dengan seekor domba. Ini terjadi tatkala siang, tatkala matahari bergeser sedikit dari titik tengahnya. Empat raka’at itu menunjukkan beberapa perasaan Nabi Ibrahim, satu raka’at adalah penanda kesyukuran atas digantikannya Nabi Ismail As. Satu raka’at karena kegembiraan, satu raka’at untuk mencari keridloan Allah Swt dan satu raka’at lagi sebagai rasa syukur atas domba pemberian Allah Swt.

Kemudian riwayat sholat Ashar berhubungan erat dengan Nabi Yunus As. ketika diselamatkan oleh Allah Swt dari perut ikan Hut. Hut adalah nama ikan yang menelan Nabi Yunus mengarungi lautan. Dikisahkan, bahwa bentuk ikan hut hampir menyerupai burung, namun tanpa sayap. Ketika di dalam perut hut itu Nabi Yunus As merasakan empat macam kegelapan, gelap karena kekhawatiran hasya, gelap di dalam air, gelap malam dan gelap di dalam perut ikan. Demikianlah Nabi Yunus As keluar ketika matahari mulai condong ke barat dan sholat lah beliau empat raka’at sebagai penanda terbebas dari empat macam kegelapan itu.

Sedangkan tiga raka’at sholat Maghrib mempunyai sejarahnya sendiri yang tidak bisa dilepaskan dari kisah Nabi Isa As ketika berhasil keluar dari kaumnya di penghujung senja. Tiga raka’at sangat bermakna bagi Nabi Isa As. Satu rakaat menandai perjuangan beliau menegakkan tauhid dan menafikan semua bentuk sesembahan kecuali Allah. Satu raka’at untuk menafikan hinaan dan tuduhan kaumnya atas ibundanya yang melahirkannya tanpa ayah. Dan ini sekaligus menunjukkan betapa ketuhanan itu hanya milik Allah semata yang Maha Kuasa, inilah makna satu rakaat yang terakhir.

Dihilangkannya empat kesedihan yang menimpa Nabi Musa As oleh Allah Swt ketika meninggalkan kota Madyan menjadi sejarah ditetapkannya sholat Isya empat rakaat. Tercatat empat kesedihan itu berhubungan dengan istrinya, saudaranya yang bernama Nabi Harun As, anak-anaknya, dan kesedihan karena kekuasaan Fir’aun. Dan ketika semua kesedihan itu diangkat oleh Allah Swt di waktu malam, Nabi Musa As pun melaksanakan sholat empat rakaat sebagai rasa syukur atas segalanya.
Demikianlah semua hikmah yang melatar belakangi lima sholat fardhu yang diwajibkan kepada semua orang muslim hingga kini sesuai dengan tuntunan syariah.
(Dinukil dari kitab Sulamunnajah karya Syaikh Nawawi atau nama lengkat Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar Ra tanara Al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi)
Hadits tentang Sholat Wajib 5 Waktu
Jabir bin Abdullah Ra menceritakan bahwa pada suatu siang sebelum Matahari benar-benar di atas titik atas tertinggi, Rasulullah Nabi Muhammad Saw kembali didatangi oleh Malaikat Jibril As seraya berkata kepadanya : Bangunlah Wahai Rasulullah dan lakukan sholat.
Mendengar panggilan ini, Maka Nabi Muhammad Saw pun segera melakukan sholat Dzuhur ketika Matahari telah mulai tergelincir.
Ketika bayang-bayang tampak telah mulai lebih panjang dari sosok asli benda-benda, Malaikat Jibril As berkata : Bangun dan lakukan sholat lagi.
Demi mendengar perintah ini pun, Rasulullah Saw kemudian segera melakukan sholat Ashar ketika panjang bayangan segala benda melebihi panjang benda-benda. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Malaikat Jibril As berkata : Bangun dan lakukan sholat. Maka beliau Nabi Muhammad Saw melakukan sholat Maghrib ketika matahari terbenam.
Kemudian waktu Isya` menjelang dan Malaikat Jibril As berkata : Bangun dan lakukan sholat. Maka Nabi Muhammad Saw pun segera melakukan sholat Isya` ketika syafaq mega senja merah menghilang. Waktu sholat Isya’ ini menjadi waktu sholat terpanjang karena Malaikat Jibril As baru membangunkan kembali Nabi Muhammad Saw ketika fajar kedua telah mulai menjelang.
Kemudian waktu Subuh menjelang dan Malaikat Jibril As berkata : Bangunlah wahai Rasulullah dan lakukanlah sholat. Maka Rasulullah Saw melakukan sholat Subuh ketika waktu fajar menjelang.
(HR. Imam Ahmad dan Imam Nasa’i dan Imam Tirmidzi)
Tentang waktu sholat Subuh ini Abu Hurairah Ra meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah Saw bersabda : Orang yang mendapatkan satu rakaat dari shalat subuh sebelum terbit matahari, maka dia termasuk orang yang mendapatkan sholat subuh. Dan orang yang mendapatkan satu rakaat sholat Ashar sebelum matahari terbenam, maka dia termasuk mendapatkan sholat Ashar. (HR Imam Muslim)

Peristiwa-peristiwa tersebut kemudian Allah perintahkan pada umat rasulullah SAW yang dikenal sebagai isra’ mi’raj

Isra Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.
Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.
Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.
Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

Maka,dari peristiwa isra’ mi’raj tersebut rasulullah bisa memperkenalkan islam lebih dalam kepada umat manusia,dan menjadi symbol ibadah umat islam di seluruh dunia sampai kiamat karena perintah shalat turun langsung dari Allah melalui isra’ mi’raj

Kesimpulan:

A.Allah akan membantu setiap hambaNya yang mau mengikuti jalan Allah terbukti pada kisah nabi Ibrahim AS dan ismail
B.bersyukurlah atas apa yang Allah beri karena sesungguhnya ada cahaya dibalik kegelapan,seperti kisah nabi adam AS
C.Allah sangat mencintai makhluk makhlukNya,terbukti saat kematian istri nabi Muhammad yang dikenal sebagai tahun kesedihan,Allah menghibur rasulullah dengan isra’ mi’raj


Kamis, 16 Juli 2015

Unggah-Ungguh Basa

Hai Guys, jumpa lagi nih sama Ane.
kali ini Ane mau ngasih Materi Bhs.Jawa lebih fokusnya pada Unggah-Ungguh Boso. langsung aja ya Guys :

=>> Unggah-ungguh Basa

a.       Basa ngoko lugu : basa sing tetembungane nganggo ngoko
Dienggo caturan/percakapan kanggo sapadha kanca (sapantaran)

Tuladha :              Tamune durung tekan kene
                                Aku senen nonton bal-balan
                                Bapak ngombe kopi mau esuk

b.      Basa ngoko alus : basa ngoko sing kacampuran basa krama (sing dikramakake kata ganti lan kata kerja orang II lan III)
Kata ganti orang ll (Kowe = panjenengan)
Kata ganti orang lll (teka = rawuh, dikongon = diaturi, ngadep = sowan)

Tuladha :              bapak lan ibu lagi sare ing kamar
                                Tindake budhe menyang Bondowoso nitih sepur
                                Bapakku seneng mirsanni bal-balan

c.       Basa krama lugu : basa sing nganggo krama padinan (krama jawa timuran)

Tuladha :              kula mboten angsal tumut pakdhe
                                Kula dipun kengken mendhet kapur
                                Adhik taksih dolan wonten sabin
                                Dimiati kala wau sakit benter

d.      Basa krama alus : basa sing tetembungane kabeh nganggo krama alus

Tuladha :              mbenjeng enjeng ibu kaliyan bapak Marwoto badhe tindak Solo nitih sepur
                                Bapak lunga menyang Surabaya numpak sepeda
                                Krama aluse = bapak tindak dhateng Surabaya nitih sepeda


ok dirasa cukup pembahasan kali ini. walaupun dikit kayak gini semoga bermanfaat bagi kalian yang sudah membacanya. makasih sudah mampir diBlog Ane terus jelajahi seluruh isi blog Ane. jangan lupa kasih (Like, Comment) :)
SALAM MANIIS