Pages

Selasa, 03 Februari 2015


Tafsir Al-Alaq 1-5

2. Penafsiran Mufrodatdan Ayat
2.1. Penafsiran mufrodat surat Al-Alaq 1-5




“Bacalah! Dengan nama Tuhanmu yang menciptakan” (Al-Alaq :1)
Dalam suku kata pertama yaitu “bacalah” telah membuka kepentingan pertama di dalam perkembangan agama ini selanjutnya. Nabi Muhammad SAW diperintahkan membaca wahyu yang akan diturunkan kepada beliau itu diatas nama Allah, Tuhan yang telah menciptakan, yaitu menciptakan manusia.


“Dia telah menciptakan manusia ari segumpal darah ” (Al-Alaq : 2)
Yaitu peringkat kedua setelah nutfah, yaitu segumpal air yang telah terpadu dari mani si laki-laki dengan si perempuan, yang setelah 40 hari lamanya air itu telah menjelma jadi segumpal darah, dan dari segumpal darah itu kelak akan menjelma pula setelah 40 hari menjadi segumpal daging (mudhgah).
Nabi bukanlah seorang yang pandai membaca, beliau adalah ummy, yang boleh diartikan buta huruf, tidak pandai menulis dan tidak pandai pula membaca yanf tertulis. Tetapi malaikat Jibril mendesaknya sampai tiga kali supaya dia membaca. Meskipun Nabi Muhammad tidak pandai menulis, namun ayat-ayat itu akan dibawa langsung oleh malaikat Jibril kepada beliau, diajarkan hingga beliau dapat menghapalnya di luar kepala, dengan sebab itu akan dapatlah beliau membacanya, Allah yang menciptakan semuanya. Rasul yang tak panai menulis dan membaca itu akan pandai kelak membaca ayat-ayat yang diturunkan kepada beliau, sehingga bila mana wahyu-wahyu itu telah turun kelak, akan diberi nama Al-Qur’an. Dan Al-Qur’an itu pun artinya ialah bacaan. Seakan-akan Tuhan berfirma : “Bacalah, atas udrat-Ku dan irodat-Ku”.
Syaikh Muhammad Abduh di dalam tafsir Juz ‘amanya menerangkan : “Yaitu Allah Yang Maha Kuasa menjadikan manusia dari air mani, menjelma jadi darah segumpal, kemudian jadi manusia penuh, niscaya kuasa pula menimbulkan kesanggupan membaca dan menulis.” Maka jika kita selidiki hadist yang menerangkan bahwa tiga kali Nabi disuruh membaca, tiga kali pula beliau menjawab jujur bahwa beliau tidak pandai membaca, tiga kali pula Jibril memeluknya keras-keras, buat meyakinkan baginya bahwa sejak saat itu kesanggupan membaca itu sudah ada padanya, apalagi beliau adalah Al-Insan, Al-Kamil, manusi sempurna. Banyak lagi yang akan dibacanya dibelakang hari. Yang penting harus diketahui bahwa dasar segala yang akan dibacanya itu kelak akan menggunakan dengan nama Allah juga.


“Bacalah! Dan Tuhan engkau itu Maha Mulia” (Al-Alaq : 3)
Setelah di ayat yang pertama beliau diperintahan membaca di atas nama Allah yang menciptakan insane dari segumpal darah, diteruskan lagi menyuruhnya membaca diatas nama Tuhan. Sedang nama Tuhan yang selalu akan diambil jadi sandaran hidup itu ialah Allah Yang Maha Mulia, Maha Dermawan, Maha Kasih dan Sayang kepada makhluknya.

“Dia mengajar (manusia) dengan perantara kalam” (Al-Alaq : 4)
Itulah keistimewaan Tuhan, itulah kemuliyaan yang tertinggi, yaitu diajarkannya kepada manusia berbagai ilmu, dibukanya berbagai rahasia, diserahkannya berbagai kunci untuk membuka perbendaharaan Allah, yaitu dengan qalam. Dengan pena! Disamping lidah untuk membaca, Tuhan pun mentakdirkan pula bahwa dengan pena ilmu pengetahuan dapat di catat, pena adalh beku dan kaku, tidak hidup, namun yang dituliskan pena itu adalh berbagai hal yang dapat dipahamkan oleh manusia.
Sedangkan menurut Ahmad Mushthafa Al-Maraghy : “Yang menjadikan pena sebagai sarana berkomunikasi antar sesame manusia, sekalipun letaknya saling berjauhan. Dan ia tak ubahnya lisan yang berbicara. Qalam atau pena adalah benda mati yang tidak bias memberikan pengertian, oleh sebab itu Dzat yang menciptkan, bensa mati menjadi alat komukasi. Sesungguhnya tidak ada kesulitan bagi-Nya, menjadikan Nabi Muhammad bisa membaca dan memberi penjelasan serta pengajaran, apalagi Nabi Muhammad adalah manusia yang sempurna.”
Disini Allah telah menyatakan bahwa diri-Nya lah yang telah menciptakan manusia dari alaq, kemudian mengajari manusia dengan perantara kalam, demikian itu agar manusia dapat menyadari bahwa dirinya diciptakan dari sesuatu yang paling hina, hingga ia mencapai kesempurnaan kemanusiaannya dengan pengetahuannya tentang hakikat segala sesuatu.

“Mengajari kepada manusia apa yang tidak diketahuinya” (Al-Alaq : 5)
Lebih dahulu Allah Ta’ala mengajarkan manusia menggunakan qalam. Sesuadah dia pandai mempergunakan qalam itu banyaklah ilmu pengetahuan diberikan Allah kepadanya, sehingga dapat pula dicatatnya ilmu yang baru didapatnya ilmu itu dengan qalam yang telah ada dalam tangannnya.
Maka di dalam susunan kelima ayat ini, sebagai ayat yang mula-mula turun, nampak dengan kata-kata singkat Tuhan yang telah menerangkan asal-usul kejadian seluruh manusia yang semuanya sama, yaitu dari segumpal darah yang berasal dari segumpal mani, dan segumpal mani itu berasal dai saringan halus makanan manusia yang diambil dari bumi, yaitu dari hormon, kalori, vitamin dan berbagai zat yang lain, yang semua diambil dari bumi baik dari sayuran, buah-buahan, makanan pokok, dan daging. Kemudian manusia bertambah besar dan dewasa, yang terpenting alat untuk menghubungkan dirinya dengan manusia sekitarnya ialah kesanggupan berkata-kata dengan lidah, sebagai sambungan dari apa yang terasa dalam hatinya, kemudian bertambah juga kecerdasannya, maka diberi pulalah kepandaian menulis.


3. Asbabun Nuzul
3.1. Asbabun Nuzul Surat Al-Alaq 1-5

Disebutkan dalam hadits-hadits shahih, bahwa Nabi SAW mendatangi gua hira’ (hira’ adalah nama gunung di Makkah) untuk tujuan beribadah selama beberapa hari, beliau kembal kepada istrinya, Siti Khadijah untuk mengambil bekal secukupnya. Hingga pada suatu hari di dalam gua, beliau dikejutkan oleh kedatangan malaikat membawa wahyu Illahi. Malaikat berkata kepadanya : “Bacalah!” beliau menjawab “Saya tidak bisa membaca”. Perawai mengatakan bahwa untuk kedua kalinya malaikat memrgang nabi dan mengguncangkan badannya hingga nabi kepayahan, dan setelah itu dilepaskan. Malaikat berkata lagi kepadanya “Bacalah!” Nabi menjawab “Saya tidak bisa membaca”. Perawi mengatakan, bahwa untuk ketiga kalinya malaikat memrgang nabi dan mengguncangkannya hingga beliau kepayahan. Setelah itu barulah nabi mengucapkan apa yang diucapkan oleh malaikat, yaitu surat Al-Alaq 1-5.
Para perawi hadits mengatakan bahwa Nabi SAW kembali ke rumah Khadijah dalam keadaan gemetar seraya mengatakan, “Selimuti aku, selimutilah aku!” kemudian Khadijah menyelimuti beliau hingga rasa takut beliau pun hilang. Setelah itu beliau menceritakan semuanya kepada Khadijah, kemudian Khadijah mengajak beliau menemui Waraqah Ibnu Naufal Ibnu ‘Abdi ‘I-Uzza (anak paman Khadijah), berdasarkan hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa permulaan surat ini merupakan awal ayat-ayat Al-Qur’an diturunkan dan merupakan rahmat Allah pertama yang diturunkan kepada hamba-hamba-Nya, serta kitab pertama ditujukan keapada Rasulullah SAW.


4. Analisa Ayat dalam Konteks Pendidikan.
Perintah membaca merupakan perintah yang paling penting dan berharga yang dapat diberikan pada umat manusia sebagai homo educadum (makhluk yang dapat dan harus dididik). Meski manusia diciptakan berasal dari setetes air mani yang sangat hina akan tetapi manusia adalah makhluk yang dapat dan harus dididik, karena dengan pendidikan maka potensi diniyah dan potensi-potensi kemanusiaan lainnya yang dimiliki setiap orang akan berkembang secara wajar. Melalui pendidikan harkat dan martabat manusia akan terjaga dengan sendirinya dan akan terus menuju kesempurnaan. Dan apabila ia belajar dan berfikir sampai ia memperoleh ilmu pengetahuan maka ia akan menempati derajat yang tinggi, sebagai mana yang dijelaskan dalam surat Al-Mujadalah ayat 11:
“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu dengan beberapa tingkatan.”

Teks Pidato Perpisahan Sekolah SMP

 Berikut ini adalah Contoh Teks Pidato Perpisahan Sekolah SMP
    Yth.   Bapak   kepala   Dinas   Pendidikan   atau   yang Mewakilinya,
    Yang kami hormati Bapak Kepala SMP...........
    Yang kami hormati Komite Sekolah, Bapak-bapak dan Ibu-ibu guru, Staff,
    Pära tarnu Undangan, serta siswa-siswi SMP............. yang saya sayangi.
Pertama-tama   marilah   kita   panjatkan   puji   syukur kehadirat Allah Yang Maha Esa karena pada hari yang cerah ini kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat "Untuk memeriahkan acara Perpisahan Murid SMP...... Angkatan.......

Saya atas nama perwakilan kelas/ketua osis/ketua pelaksana mengucapkan terima kasih kepada Bapak kepala sekolah, Bapak/Ibu guru yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran tanpa mengenal waktu dalam membimbing dan memberi arahan guna terlaksananya acara ini, dan saya berterima kasih kepada panitia yang telah mengizinkan saya untuk berdiri di sini menyampaikan salam perpisahan ini di depan pära hadirin sekalian.
Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan.Kebanyakan dari kita pasti baru bertemu dan berteman akrab saat bersekolah di sini. Atau mungkin juga ada yang sudah berteman sejak SD atau bahkan sejak masih balita. Alangkah senangnya apabila pertemanan yang telah kita jalin selama tiga tahun ini dapat bertahan selamanya. Seakan tak tergoyahkan oleh apapun tak tergantikan dan tak lekang termakan oleh waktu.
    Teman-teman dan kakak-kakak kelas 9 yang saya cintai,
Sebelum kitö terlambat menyadari bahwa waktu tak dapat diputar kembali dan sebelum kita menyesal karena telah menyia-nyiakan masa SMP kita tanpa mengalami satu pun hai berharga. Maka buatlah kenangan sebanyak banyaknya. Lakukanlah apa yang ingin kita lakukan. Katakanlah apa yang ingin kita katakan. Katakanlah kepada guru yang terlalu kaku dalam mengajar untuk lebih santai. Katakanlah kepada cewe-cewe berisik yang merasa sok cantik dan populer kalau otak itu lebih penting dibanding penampilan! Katakanlah kepada cowok di sekolah untuk lebih percaya diri. Katakanlah kepada orang yang kamu cintai bahwa kamu memang mencintainya.
    Khusus untuk kakak-kakakku kelas 9 yang tercinta,
Teriring doa kärni semoga kakak-kakak Mus dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan diberi kesuksesan dalam segala hai. Harapan kami Semoga kakak tidak melupakan jasa pära guru yang telah mendidik dan membimbing kita, juga tidak melupakan Almameter kita tercinta ini.
    Hadirin sekalian,
Kami atas nama panitia tidak lupa mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila dalam penyambutan, penyediaan tempat dan lain-lain, terdapat hal-hal yang kurang berkenan dihati pära Bapak dan Ibu sekalian. Semoga pära bapak dan ibu membukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya.

Demikianlah sambutan dari saya. Terima kasih atas segala perhatian dan sekali lagi mohon maaf atas segala kekurangan. Dan Mohon maaf apabila ada salah kata. Terima kasih.

Selasa, 02 Desember 2014

Membaca Indeks

Pernahkan kalian mendengar istilah Indeks ? indeks dapat kalian temukan di bagian belakang buku. Indeks adalah daftar kata atau istilah yang di susun secara alfabetis. Kata atau istilah dalam indeks dilengkapi dengan nomor halaman, letak kata atau istilah itu dapat ditemukan.
Indeks terbagi menjadi beberapa macam, anatara lain indeks kata, indeks istilah, indeks pengarang, topik, dsb. Daftar indeks sangat membantu pembaca untuk menemukan kata atau istilah yang digunakan dalam buku.
Adapun halam indeks memiliki ciri-ciri seperti berikut :
1.    Kata atau istilah di susun secara alfabetis (menurut abjad A-Z)
2.    Sebelah kanan halaman indeks menunjukkan letak kata atau istilah yang digunakan. Semakin sering digunakan, semakin banyak nomor halam yang di tulis
3.    Halaman indeks tidak  mencantumkan makna kata, tetapi hanya menunjukkan letak atau halaman istilah itu digunakan

4.    Apabila di ikuti dengan beberapa kata, biasanya diletakkan dibawah kata pokok ditulis menjorok kurang lebih 1 cm. 

Membaca Indeks



Pernahkan kalian mendengar istilah Indeks ? indeks dapat kalian temukan di bagian belakang buku. Indeks adalah daftar kata atau istilah yang di susun secara alfabetis. Kata atau istilah dalam indeks dilengkapi dengan nomor halaman, letak kata atau istilah itu dapat ditemukan.
Indeks terbagi menjadi beberapa macam, anatara lain indeks kata, indeks istilah, indeks pengarang, topik, dsb. Daftar indeks sangat membantu pembaca untuk menemukan kata atau istilah yang digunakan dalam buku.
Adapun halam indeks memiliki ciri-ciri seperti berikut :

1.    Kata atau istilah di susun secara alfabetis (menurut abjad A-Z)
2.    Sebelah kanan halaman indeks menunjukkan letak kata atau istilah yang digunakan. Semakin sering digunakan, semakin banyak nomor halam yang di tulis
3.    Halaman indeks tidak  mencantumkan makna kata, tetapi hanya menunjukkan letak atau halaman istilah itu digunakan

4.    Apabila di ikuti dengan beberapa kata, biasanya diletakkan dibawah kata pokok ditulis menjorok kurang lebih 1 cm. 

Senin, 24 November 2014

Kulit manusia adalah lapisan luar dari tubuh. Pada manusia, itu adalah organ terbesar dari sistem yg menutupi. Kulit memiliki beberapa lapisan jaringan ectodermal dan penjaga otot-otot yang mendasarinya, tulang, ligamen dan organ internal. Kulit manusia sama dengan mamalia lainnya, kecuali bahwa itu tidak dilindungi oleh suatu bulu. Meskipun hampir semua kulit manusia ditutupi dengan folikel rambut, tampak tak berbulu. Ada dua jenis umum dari kulit, kulit berbulu dan tidak berbulu.

Kulit manusia terdiri atas epidermis, dermis, dan hipodermis
·           
        Epidermis
Epidermis tersusun atas lapisan tanduk (lapisan korneum) dan lapisan Malpighi. Lapisan korneum merupakan lapisan kulit mati, yang dapat mengelupas dan digantikan oleh sel-sel baru. Lapisan Malpighi terdiri atas lapisan spinosum dan lapisan germinativum. Lapisan spinosum berfungsi menahan gesekan dari luar. Lapisan germinativum mengandung sel-sel yang aktif membelah diri, mengantikan lapisan sel-sel pada lapisan korneum. Lapisan Malpighi mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit.Lapisan Malpighi juga berfungsi sebagai pelindung dari bahaya sinar matahari terutama sinar ultraviolet.

   Dermis

Lapisan ini mengandung pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Kelenjar keringat menghasilkan keringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan dapat mencapai 2.000 ml setiap hari, tergantung pada kebutuhan tubuh dan pengaturan suhu. Keringat mengandung air, garam, dan urea. Fungsi lain sebagai alat ekskresi adalah sebgai organ penerima rangsangan, pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, dan bibit penyakit, serta untuk pengaturan suhu tubuh

·       Hipodermis

Lapisan ini terletak di bawah dermis. Lapisan ini banyak mengandung lemak. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh

Fungsi Kulit :
1.)   Kulit sebagai pelindung
2.)   Mengatur Suhu Tubuh
3.)   Mengatur Pengeluaran Air

proses terjadinya pelangi secara fisika

Pelangi adalah salah satu fenomena optik yang terjadi secara alamiah dalam atmosfir bumi. Dalam fisika, warna-warna lazim diidentifikasikan dari panjang gelombang. Misalnya, warna merah memiliki panjang gelombang sekitar 625 – 740 nm, dan biru sekitar 435 – 500 nm. Kumpulan warna-warna yang dinyatakan dalam panjang gelombang (biasa disimbolkan dengan λ) ini disebut spektrum warna. Warna-warna ini adalah komponen dari cahaya putih yang disebut cahaya tampak (visible light) atau gelombang tampak. Komponen lainnya adalah cahaya yang tidak tampak (invisible light), seperti inframerah (di sebelah kanan warna merah) dan ultraviolet (di sebelah kiri jingga). Sinar putih yang biasa kita lihat (disebut juga cahaya tampak atau visible light) terdiri dari semua komponen warna dalam spektrum di atas – tentu saja ada komponen lain yang tidak terlihat, disebut invisible light.


Pelangi terbentuk karena pembiasan sinar matahari oleh tetesan air yang ada di atmosfir. Ketika sinar matahari melalui tetesan air, cahaya tersebut dibengkokkan sedemikian rupa sehingga membuat warna-warna yang ada pada cahaya tersebut terpisah. Tiap warna dibelokkan pada sudut yang berbeda, dan warna merah adalah warna yang paling terakhir dibengkokkan, sedangkan ungu adalah yang paling pertama.
berawal dari cahaya matahari, cahaya matahari adalah cahaya yang terdiri dari beberapa warna atau sering disebut polikromatik. Cahaya yang bisa ditangkap oleh mata manusia dengan tanpa alat bantu hanya 7 warna yaitu warna merah, jingga, kuning, nila, dan ungu. Warna-warna tersebut disebut juga dengan cahaya tampak.
Dalam pelajaran Fisika yang telah diterangkan oleh guruku, cahaya tampak termasuk gelombang elektromagnetik yang terjadi akibat adanya medan magnet dan medan listrik. Panjang gelombang cahaya tampak berbeda-beda mulai dari 4.000 Å sampai 7.000 Å dan juga memiliki frekuensi 4,3 x 1014 Hz sampai 7,5 x 1014 Hz.
Dalam cahaya merah dan ungu mengapa selalu ada diatas dan dibawah pada pelanggi?
Ini disebabkan karena cahaya merah adalah bagian dari Spektrum cahaya tampak yang memiliki frekuensi paling rendah atau panjang gelombang paling panjang bila dibandingkan dengan cahaya tampak lainnya. Dan cahaya ungu memiliki frekuensi paling tinggi dan panjang gelombang paling pendek. Sehingga antara warna merah dan ungu tidak saling bertemu, warna merah berada di paling ujung pada pelangi dan warna ungu berada di paling bawah pada pelangi.
Pelangi terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan. Pelangi hanya dapat dilihat pada saat ada hujan disertai dengan cahaya matahari. Posisi pengamat juga menentukan, yaitu diantara hujan dan sinar matahari, dan sinar matahari berada di belakang si pengamat. Sehingga terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi. Akibatnya terbentuklah pelangi dari hasil pembiasan dan posisi pengamat tadi.

 Pelangi adalah salah satu fenomena optik yang terjadi secara alamiah dalam atmosfir bumi. Dalam fisika, warna-warna lazim diidentifikasikan dari panjang gelombang. Misalnya, warna merah memiliki panjang gelombang sekitar 625 – 740 nm, dan biru sekitar 435 – 500 nm. Kumpulan warna-warna yang dinyatakan dalam panjang gelombang (biasa disimbolkan dengan λ) ini disebut spektrum warna. Warna-warna ini adalah komponen dari cahaya putih yang disebut cahaya tampak (visible light) atau gelombang tampak. Komponen lainnya adalah cahaya yang tidak tampak (invisible light), seperti inframerah (di sebelah kanan warna merah) dan ultraviolet (di sebelah kiri jingga). Sinar putih yang biasa kita lihat (disebut juga cahaya tampak atau visible light) terdiri dari semua komponen warna dalam spektrum di atas – tentu saja ada komponen lain yang tidak terlihat, disebut invisible light.


Pelangi terbentuk karena pembiasan sinar matahari oleh tetesan air yang ada di atmosfir. Ketika sinar matahari melalui tetesan air, cahaya tersebut dibengkokkan sedemikian rupa sehingga membuat warna-warna yang ada pada cahaya tersebut terpisah. Tiap warna dibelokkan pada sudut yang berbeda, dan warna merah adalah warna yang paling terakhir dibengkokkan, sedangkan ungu adalah yang paling pertama.
berawal dari cahaya matahari, cahaya matahari adalah cahaya yang terdiri dari beberapa warna atau sering disebut polikromatik. Cahaya yang bisa ditangkap oleh mata manusia dengan tanpa alat bantu hanya 7 warna yaitu warna merah, jingga, kuning, nila, dan ungu. Warna-warna tersebut disebut juga dengan cahaya tampak.
Dalam pelajaran Fisika yang telah diterangkan oleh guruku, cahaya tampak termasuk gelombang elektromagnetik yang terjadi akibat adanya medan magnet dan medan listrik. Panjang gelombang cahaya tampak berbeda-beda mulai dari 4.000 Å sampai 7.000 Å dan juga memiliki frekuensi 4,3 x 1014 Hz sampai 7,5 x 1014 Hz.
Dalam cahaya merah dan ungu mengapa selalu ada diatas dan dibawah pada pelanggi?
Ini disebabkan karena cahaya merah adalah bagian dari Spektrum cahaya tampak yang memiliki frekuensi paling rendah atau panjang gelombang paling panjang bila dibandingkan dengan cahaya tampak lainnya. Dan cahaya ungu memiliki frekuensi paling tinggi dan panjang gelombang paling pendek. Sehingga antara warna merah dan ungu tidak saling bertemu, warna merah berada di paling ujung pada pelangi dan warna ungu berada di paling bawah pada pelangi.
Pelangi terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan. Pelangi hanya dapat dilihat pada saat ada hujan disertai dengan cahaya matahari. Posisi pengamat juga menentukan, yaitu diantara hujan dan sinar matahari, dan sinar matahari berada di belakang si pengamat. Sehingga terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi. Akibatnya terbentuklah pelangi dari hasil pembiasan dan posisi pengamat tadi.

Proses Terjadinya Petir

Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.Kenapa terlihat cahaya dulu, baru kemudian terdengar suara? Ini terjadi karena adanya perbedaan waktu kemunculan yang diakibatkan adanya selisih antara kecepatan suara dengan kecepatan cahaya.

Petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kondensator raksasa, dimana lempeng pertama adalahawan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti yang sudah diketahui kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif.

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah
 satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.